Rita Widyasari, calon Bupati Kutai Kartanegara yang saat ini menjabat Ketua DPRD setempat kesandung video skandal seks yang saat ini banyak beredar di masyarakat.
Dalam video itu terlihat wanita yang diduga Rita sedang beradegan mesum dengan seorang pria. Mereka berdua berhubungan intim tanpa mengenakan busana. Konon, video tersebut dibuat pada awal tahun 2000-an dan sempat membuat berita heboh. Video itu malah sudah dijual di pasaran dengan tittle ‘Belum ada judul’.
Sebelumnya Komunitas Muslim Kutai Kartanegara di Jakarta mendatangi kantor DPP Partai Golkar , mereka menuntut agar Ketua Umum Golkar segera mengusut tuntas dan memecat Rita karena sudah berbuat yang dapat mencoreng nama Golkar.
Rita sendiri dilahirkan 11 November 1973, selama ini kerap turun di tengah masyarakat. Sehingga namanya cukup populer di tengah masyarakat Kutai Kartanegara. Dalam Pemilu lalu Rita dicalonkan Partai Golkar sehingga dirinya duduk sebagai anggota legislatif. Sebagai pemenang Pemilu di sana, Partai Golkar berhak atas kursi Ketua DPRD setempat. Dan Rita dipercaya memimpin DPRD dimaksud.
Belum jelas apa memang benar Rita yang beradegan mesuk dalam video tersebut. Namun yang jelas ini menjadi pembicaraan hangat masyarakat setempat.

Yang perlu kita pertanyakan adalah apakah benar dia yang ada di dalam kamera tersebut , ,karena di zaman skarang memang bnyak yg di gosipi kayak gni, ,truz klo manx benar itu dia, ,wahh gila tuch pasti menc0reng nama bæk dirinya dan daerah nya, ,Q ja dr Jambi jg merasa terc0reng krna dia jg berada di negara Indonesia.
bisa jadi isu ini dibuat oleh lawan politiknya gan…
coba kite selikidi dulu gan…
mana ada berhubungan intim pake busana hehe..
lam kenal
lom pny cdny-y
Smua org pasti prnh brbuat kslahan…slama dy mau mmprbaiki diri & bnar2 brpotensi dlm bidangx….knpa ga….???
OKE LAH klo beggitu
benar tidaknya cuma dirinya sama tuhan yang tau.jika ya turun sekarang,jika tidak. maju truuuuuuuus slm dari TANG-SEL
Sebelum isu menjdi bom yg meledak, lebih baik diserahkan ke pakarnya terlebih dahulu supaya ada kejelasan.
jangan terlalu percaya dengan isu yang demikian… bisa saja dia hanya korban fitnah