05
Feb
10

FILM HANTU PUNCAK DATANG BULAN: KEMBALINYA BLUE FILM INDONESIA

Hantu Puncak Datang Bulan. Dari judulnya saja sudah membuat rasa penasaran. Belum lagi dilihat dari trailler dan screenshotnya yang banyak beredar. Namun demikian, mulai dari pemeran utamanya –Andi Soraya serta produsernya menyangkal bila ini dikatakan porno. Mereka malah seakan menuding ada pihak-pihak yang sengaja mengedarkannya di internet.
Begitu halnya dengan Lembaga Sensor Film. LSF mengaku sudah memotong lebih 80 meter film ini. Untung saja 4 Pebruari sebagaimana dipromosikan sebagai waktu penayangan perdana film yang juga dibintangi Trio Macan ini batal digelar. Berbagai penggiat dan lembaga keagamaan memprotes keras lolos sensornya film Hantu Puncak Datang Bulan ini.
Lantas siapa yang salah? Bukankah yang duduk dalam LSF juga ada perwakilan MUI? Atau memang lembaga kementerian seperti Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya, Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Komunikasi dan Informasi, Menteri Agama atau institusi pemerintah lainnya tidak bisa berbuat banyak? Rasanya jika sudah menyangkut moralitas bangsa, semua pihak tidak sepatutnya berdiam diri saja.
Jika demikian, tidak dapat disalahkan keberadaan organisasi semacam Front Pembela Islam (FPI) mengambil langkah-langkah nyata. Toh, apa yang dilakukan FPI selama ini dirasakan sudah cukup ampuh dalam mengurangi kemaksiatan di negeri yang mayoritas berpenduduk muslim ini.
sumber fhoto:beritafenomenal.wordpress.com


14 Responses to “FILM HANTU PUNCAK DATANG BULAN: KEMBALINYA BLUE FILM INDONESIA”


  1. 1 totokyuliyanto
    Februari 5, 2010 pukul 3:50 am

    Ah kenap[a sih perlu lembaga sensor film , kan klo emang itu film hanya untuk orang dewasa didepannya tinggal tulis diatas 24 tahun atau diatas 18 Tahun. Klo ternyata yg nonton dibawah umur yang telah ditentukan maka yang salah pengelola biskopnya. Negara terlalu ikut campur tangan dengan mengatasnamakan moral bangsa, tapi hak kita mendapatkan hiburan, infomrasi, mengeksplorasi jadi terbatasi. apalagi klo udah FPI ikut-ikutan, memberi kesan dinegara kita punya mereka saja. Sory klo gak sependapat dengan tulisan anda. salam

  2. 3 Carissha
    Februari 5, 2010 pukul 11:20 am

    Q se7 bgt ma FPI, lw alasan g perlu disensor krn mutarnya aja dibioskop,itu salah besar bro toh skrg smua film bioskop bakal jd CD lw udah begitu semua umurpun dgn mudah dapat melihatnya. Pokoknya maju terus FPI untuk menjaga moral bangsa!

  3. Februari 5, 2010 pukul 4:31 pm

    Saat orang2 asing sibuk menggambarkan kiamat lewat film ‘2012’
    Eh malah orang indonesia berkutat dengan film bginian,,,
    hehehe,,,,g lucu banget seh,,,
    knp seh g bkin film2 kyk ‘laskar pelangi’ yg memotivasi anak2 indonesia buat lbh maju n g niru sesepuh2nya,,,

    Blognya motivasi, softskill, dan semua yang menarik untuk disimak

  4. 5 69.69FM
    Februari 5, 2010 pukul 5:36 pm

    Hidup FPI!🙂

  5. Februari 6, 2010 pukul 8:26 am

    setelah kemarin film suster keramas, kini ada lagi hantu puncak. tak lebih hanya film-film porno bangs*t berbalut film horor dan komedi, berlindung pada tembok karya seni, doh. bukan munafik kalao kita, MUI, dsb sebagai manusia normal menyukai hal-hal sedemikian. tapi hanya untuk kita dengan istri/suami. bukan diumbar-umbar didepan umum kek gini. mbok ya bikin film yang berkualitas gtu po’o *nggerundel sendiri, xixixi

  6. Februari 6, 2010 pukul 3:21 pm

    kalo bikin yg ga kayak gini mungkin ga laku kali ya….ckck

  7. Februari 8, 2010 pukul 4:26 pm

    wah itu gambarnya dapet dari mana..???
    wiwiwiwiwiwiwikwkwkwkw..

  8. April 28, 2010 pukul 3:10 am

    knapa haruz make bikini si knapa ga telanjang aja sekalian

  9. Mei 20, 2010 pukul 12:07 pm

    gua sukka film yang kaya gini !!

  10. Oktober 16, 2010 pukul 6:23 am

    film-film indonesia sekarang sangat mengerikan. Dengan “baju” film horror, ternyata “daleman”nya adalah film porno. Datangnya artis porno dari luar negeri seakan-akan menunjukkan pada kita semua bahwa masyarakat indonesia sekarang lebih menyukai film genre seperti itu. dan mereka diam saja

    salam,
    Bolehngeblog


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: